Hot!

Tips merawat sepeda motor agar tetap awet dan tidak mudah rusak

Sepeda motor merupakan salah satu alat transportasi yang paling menjadi andalan khususnya bagi mereka yang tinggal di wilayah perkotaan dengan jumlah kendaraan yang padat. Bentuknya yang ramping merupakan salah satu alasan utama mengapa pada saat ini begitu banyak orang yang cenderung memilih menggunakan kendaraan ini. Beberapa opini masyarakat menyatakan bahwa selain lebih praktis dan ekonomis, menggunakan sepeda motor juga dapat menjadi semacam solusi untuk lalu lintas yang macet jika dibandingkan dengan menggunakan transportasi lainnya. Hasilnya, dengan menggunakan sepeda motor maka jarak serta waktu tempuh dapat dipangkas secara maksimal.

Selain fakta bahwa sepeda motor masih menjadi salah satu sarana transportasi yang paling efektif dan paling banyak digunakan masyarakat, kendaraan ini juga kini semakin populer untuk tujuan-tujuan lainnya seperti untuk mendukung kegiatan mudik atau pulang kampung saat menjelang Lebaran atau hari raya. Bagi Anda yang memang kerap mengandalkan kendaraan ini untuk melakukan rutinitas seperti berangkat ke kantor setiap hari tentu tak ada salahnya jika Anda meluangkan sedikit waktu untuk melakukan perawatan agar sepeda motor yang Anda gunakan. Selain agar sepeda motor tetap awet, perawatan secara berkala juga bisa menghindarkan motor yang Anda gunakan dari kerusakan mesin yang lebih parah serta tetap nyaman saat digunakan.

Tips merawat sepeda motor agar tetap awet

Berikut ini adalah cara dan tips-tips merawat sepeda motor agar tetap awet dan tidak mudah rusak:

1. Jangan membawa beban yang terlalu berat.
Jika Anda membeli motor baru, maka yang perlu diperhatikan adalah jangan langsung membawa beban yang terlalu berat dahulu. Selain disarankan untuk tidak membawa beban yang berat, jika Anda memperhatikan buku petunjuk pemakaian, disitu juga disebutkan bahwa sepeda motor juga harus dijalankan dengan kecepatan tertentu yang stabil (40km/jam - 60 km/jam) minimal hingga 1000 kilometer pertama. Alasan mengapa hal tersebut harus dilakukan adalah dikarenakan komponen mesin pada motor baru masih cenderung mengalami gesekan yang besar yang dapat mengakibatkan mesin menjadi lebih cepat panas.

2. Gunakan starter kaki (kick starter).
Pada saat hendak menyalakan sepeda motor, khususnya pada pagi hari saat mesin motor dingin, gunakan kick starter atau starter kaki (manual) beberapa kali dengan posisi kunci kontak dalam keadaan mati (Off). Hal ini dilakukan agar oli mesin dapat terlebih dahulu membasahi komponen mesin sebelum mesin dinyalakan untuk meminimalisir gesekan yang terjadi. Setelah itu baru nyalakan mesin dengan menggunakan starter otomatis. Biarkan mesin menyala dengan stabil selama 5 menit tanpa memainkan tuas gas.

3. Mengganti oli.
Lakukanlah penggantian oli secara berkala misalnya setiap 1000 km, 3 minggu sekali atau setiap bulannya. Terutama pada sepeda motor 4 langkah (4 Tak), penggantian oli adalah hal yang sangat diperlukan bahkan memiliki efek yang sangat penting bagi tingkat keawetan komponen mesin yang terdapat didalamnya.

4. Servis rutin.
Selain mengganti oli, servis rutin juga diperlukan. Biasanya servis rutin seperti servis karburator dilakukan setiap 2 hingga 3 bulan sekali supaya rongga-rongga spuyer serta klep tetap bersih dan terjaga dari kotoran ataupun debu-debu halus yang bisa menyumbat aliran bensin.

5. Mengganti dan merawat komponen (spare parts).
Jika Anda merasa bahwa sepeda motor yang digunakan kurang maksimal dan diperlukan untuk mengganti komponen, maka lakukanlah sesegera mungkin. Hal ini untuk mengantisipasi agar komponen yang bermasalah tidak berdampak pada komponen lainnya. Selain mengganti komponen, lakukanlah pengecekan dan perawatan komponen secara rutin seperti mengecek tingkat kekencangan rantai dan menggunakan oli rantai agar rantai tidak cepat menjadi aus, mengganti oli rem (brake fluid), mengecek kompresi angin pada ban, busi dan hal-hal lain yang sifatnya mudah untuk dilakukan.

6. Menjaga kebersihan sepeda motor.
Lakukanlah pencucian sepeda motor secara teratur misalnya 3 hari atau minimal seminggu sekali agar cat pada motor tidak cepat pudar dan bagian-bagian penting sepeda motor lainnya seperti knalpot, velg serta bagian luar mesin tidak cepat menjadi keropos akibat karat yang ditimbulkan dari debu ataupun air hujan.

7. Tips pemakaian dan cara berkendara.
Biasakanlah untuk mulai menjalankan sepeda motor dari persneling yang terendah dahulu dengan diiringi tarikan tuas gas yang seimbang dengan kecepatan. Setelah kecepatan sepeda motor dirasa sudah cukup, selanjutnya lakukan operan ke persneling yang lebih tinggi.

Demikianlah beberapa tips yang bisa Anda lakukan guna merawat sepeda motor Anda agar senantiasa awet dan tetap nyaman saat digunakan.

0 komentar:

Poskan Komentar